BOGOR FISIOTERAPI & SUIT THERAPY

Movement and Function

INTENSIVE PHYSIOTHERAPY MODEL

APAKAH PERBEDAAN ANTARA TERAPI TRADISIONAL DAN MODEL INTENSIF FISIOTERAPI ?

Perbedaan mendasar diantara tindakan fisioterapi tradisional dan intensif fisioterapi adalah :

·         Pendekatan

·         Waktu

·         Konsistensi

Perbedaan utama diantara tindakan fisioterapi tradisional dan intensif fisioterapi adalah dalam hal pendekatan. Dalam terapi fisioterapi tradisional lebih menitikberatkan pada pendekatan orthopedik seperti penguatan otot dan penangan injury. Pendekatan itu sering melibatkan protokol, terlepas dari apa kemampuan atau tingkat anak yang menetukan latihan.( Contoh : Pada anak Cerebral Palsy mendapatkan seri yang sama dari latihan, bahkan jika salah satu anak semi-vegetatif dan yang lainnya adalah semi-fungsi).  Anak-anak kebutuhan khusus tidak mungkin mencapai tingkat  fungsional yang optimal pada fisioterapi tradisional. Bahkan setelah bertahun-tahun terapi, seorang anak dengan potensi untuk berjalan mungkin masih terbatas pada kursi roda.

TERAPI TRADISIONAL

Dalam terapi tradisional, hasil diminimalkan karena diagnosis ditumpangkan pada pola pertumbuhan fisik anak. Tubuh "dikunci" menjadi gerakan yang  tidak fungsional, posisi yang kurang baik dan struktur. Kondisi itu sendiri memang tidak memburuk, tetapi kurangnya percepatan kemajuan dan fungsi untuk anak dapat menciptakan masalah tambahan pertumbuhan normal.

MODEL INTENSIF TERAPI/ INTENSIVE MODEL OF THERAPY (IMOT)

IMOT  tidak menggunakan pendekatan yang sama untuk setiap pasien, bahkan jika diagnosis adalah sama. Kami melayani pola pergerakan individu dan postur abnormal. Ketika jalur biasa otak diperlukan untuk menciptakan kontrol motorik (gerakan, bicara, dll) dihambat atau rusak sebelum kelahiran atau karena sakit atau cedera setelah lahir, kontrol tubuh terbatas pada tingkat neurologis otak anak.

Dengan IMOT  kami dapat menghambat reaksi spastis dan juga gerakan yang menganggu lainnya dan membuat suatu program gerakan baru ‘recoding’ otak untuk membuat gerakan yang fisiologis secara kontinyu dan repitisi yang konsisten. Hal tersebut akan membuat jaras  saraf baru di otak dan fungsi-fungsinya. Otak akan belajar mengenai gerakan natural .

IMOT  ini berlangsung selama 4 jam per hari, 5 hari seminggu  selama 3 minggu berturut-turut. Dalam hal tersebut diharapkan motor control dapat dicapai dengan  frekuensi repitisi yang konstan dan teroganisir guna mencapai aktifitas fungsional yang baik. Motcontrol yang baik akan membuat motor plasticity pada otak.

Kami melihat setiap anak sebagai suatu individu yang mempunyai tingkat potensi yang beragam.  Setiap anak akan menerima terapi yang disesuaikan dengan keadaanya selama terapi selama 3 minggu. Kami menggunakan berbagai teknik, dengan peralatan khusus yang dikelola oleh tenaga yang terlatih.

KONSULTASI GRATIS

Kami akan lebih dari senang untuk menawarkan konsultasi gratis untuk berbicara tentang kebutuhan spesifik anak Anda dan bagaimana kita bisa membantu yang terbaik dengan tujuan Anda. Silahkan hubungi kami untuk mengatur konsultasi gratis Anda..